Lewati Oat, Makanlah 7 Hal Ini Sebagai Gantinya

11

Semua orang tahu oat bermanfaat. Serat larut adalah mekanismenya di sini. Ini membersihkan kolesterol, menstabilkan gula darah, memperbaiki sembelit. Membosankan tapi efektif. Masalahnya? Oat bisa menjadi monoton dengan cepat.

Ada banyak persenjataan lain di luar sana. kacang polong. Gila. Ikan. Bahkan alpukat. Tujuannya sama: menjaga LDL—hal-hal buruk—turun saat Anda melakukannya. Mari kita lihat pilihannya.

Kacang-kacangan: Lebih dari Sekadar Kacang

Kacang-kacangan adalah sebuah kategori, bukan bahan tunggal. Pikirkan kacang-kacangan, kedelai, kacang polong, lentil, bahkan kacang tanah. Mereka mengandung banyak serat larut. Penelitian sudah jelas mengenai hal ini. Makan makanan yang kaya serat larut dan LDL turun.

Produk kedelai layak mendapatkan tampilan khusus. Tahu, tempe, susu kedelai. Mereka mungkin menurunkan kolesterol secara langsung, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. Bonusnya? Anda mungkin terhindar dari diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi selama berada di sana. Menang-menang. Atau apa pun.

Sayuran: Empat Porsi. Bukan Opsional

Sayuran tidak bisa ditawar lagi untuk kesehatan jantung. Mereka kaya akan vitamin, mineral, serat. Makanlah setiap hari. Menurunkan LDL. Turunkan risikonya. Matematika sederhana.

Sebuah studi pada tahun 2020 menetapkan standarnya. Setidaknya empat porsi buah dan sayuran sehari. Angka itu menurunkan kolesterol total dan LDL. Bahkan menyentuh trigliserida dan tekanan darah. Jangan terlalu memikirkannya. Tambahkan sayuran ke sebagian besar makanan. Lakukan saja.

Buah: Pektin Berfungsi

Apel, beri, jeruk. Ini bukan hanya camilan manis. Itu adalah alat yang fungsional. Secara khusus, mereka mengandung pektin. Serat larut yang menghentikan hati memompa terlalu banyak kolesterol.

Ingin datanya? Makanlah dua apel sehari. Penelitian yang sama pada tahun 2020 menemukan bahwa ini secara signifikan menurunkan LDL dan kolesterol total.

Buah beri membawa antioksidan yang disebut polifenol. Orang-orang ini melawan peradangan. Mereka menurunkan kolesterol jahat sekaligus berpotensi meningkatkan kolesterol baik (HDL). Hatimu menjadi lebih tenang.

Alpukat: Singkirkan Mentega

Secara teknis, alpukat adalah buah-buahan. Mereka sarat dengan lemak tak jenuh tunggal. Lemak yang baik.

Data mendukungnya. Satu uji coba pada tahun 2020 melibatkan peserta yang kelebihan berat badan dan obesitas yang makan satu buah alpukat setiap hari. Tentu saja bagian dari pola makan yang sehat. Hasil? Menurunkan angka LDL dan kolesterol total.

Inilah trade-offnya. Mentega adalah lemak jenuh. Lemak hewani. Ini meningkatkan kolesterol. Alpukat adalah penggantinya. Hancurkan pada roti gandum utuh. Gunakan minyak alpukat sebagai pengganti mentega saat memasak. Saklar kecil. Perbedaan besar bagi jantung.

Ikan: Goreng, Dan Racunnya

Omega-3. Itulah judul ikan. Ikan berlemak adalah sumber terbaik. Ikan salmon. ikan trout. Ikan kembung. Omega-3 ini mendukung mesin jantung.

Sebuah studi tahun 2016 mencatat konsumsi teratur menurunkan kolesterol dan trigliserida. Ini mengurangi risiko penyakit jantung dan sindrom metabolik.

Tapi perhatikan caranya. Menggorengnya? Lupakan. Ikan goreng membawa manfaat sebaliknya. Ini sebenarnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Masak sampai matang. rebus. Panggang. Apa pun kecuali digoreng.

Kacang: Segenggam Bantuan

Kacang adalah batu bata padat nutrisi. Serat, lemak sehat, protein nabati, antioksidan, mineral. Orang yang mengemil kacang jarang mengalami tingkat penyakit jantung yang sama dengan mereka yang tidak.

Kacang kenari memiliki bahan khusus: ALA. Asam alfa-linolenat. Omega-3 spesifik yang dikaitkan dengan penurunan risiko serangan jantung dan stroke. Almond membantu meningkatkan HDL, kolesterol baik. Yang secara alami membantu membersihkan LDL dari waktu ke waktu.

Lambat. Tambahkan secukupnya. Kenari, almond, kacang mete, pistachio. Mereka mengurangi peradangan. Mereka menurunkan kolesterol.

Minyak Zaitun: Tukar Sumber Lemak

Minyak zaitun extra-virgin bukan hanya sekedar rasa. Itu obat. Mengandung lemak tak jenuh tunggal yang terbukti mampu menurunkan LDL. Ditambah polifenol. Antioksidan tersebut menjaga peradangan tetap rendah.

Jika wajan Anda sering melihat mentega atau margarin, ubah kebiasaan itu. Minyak zaitun lebih baik. Minyak alpukat baik-baik saja. Minyak kedelai berfungsi. Tinggalkan saja treadmill lemak jenuh.

Pertanyaan sebenarnya bukanlah apa yang Anda tambahkan. Itu yang Anda kurangi.

Memulai

Menambahkan ini tidaklah sulit. Anda tidak memerlukan perombakan radikal dalam semalam.

  • Tukar mentega dengan minyak zaitun.
  • Masukkan bayam ke dalam pasta.
  • Simpan apel di sakumu.
  • Makan kacang-kacangan sebagai pengganti daging sapi dua kali seminggu.

Daftarnya panjang. Makanannya dapat diakses. Tubuh meresponsnya dengan baik. Jadi mengapa kita tetap makan lima hal yang sama setiap hari?