Pendapat LeBron James: Mengapa dia menjadi point guard terbaik

5

Pendapat #LeBronJames: Mengapa dia menjadi point guard terbaik

LeBron James resmi tercatat sebagai penyerang. Beginilah skor kotak terbaca. Hal ini dapat dilihat pada halaman statistik. Namun siapa pun yang pernah melihatnya bermain tahu bahwa label itu hanyalah permukaannya saja. Dia adalah pemain yang sangat serba bisa. Dia telah bermain hampir di semua tempat sepanjang kariernya. Fleksibilitas lebih dari sekedar kata kunci di NBA modern. Ini adalah prinsip inti. Bagi LeBron, ini adalah sebuah bentuk seni.

Era Penjaga Titik

Di kemudian hari dalam karirnya, posisinya sering disebut sebagai “point forward”. Mengapa? Karena dia mengambil pekerjaan yang biasanya diberikan kepada penjaga. Dia membawa bola ke atas lapangan. Dia memerintahkan serangan itu. Dia melihat lapangan dengan cara yang tidak dilakukan kebanyakan pemain.

Ini bukan hanya bahasa puitis. Ini adalah kenyataan taktis. Saat LeBron menangani batu tersebut, dia tidak hanya menggiring bola. Dia membaca pembelaannya. Dia mengatur tempo. Dia menciptakan ketidakcocokan pada cat dengan menahan bola. Tim perlu mempertahankannya secara berbeda dari penyerang tradisional. Anda tidak bisa hanya menggandakan tim. Anda harus menghormati bola.

Menjadi pusat perhatian pada momen-momen penting

Dia juga bisa bermain sebagai center. Ini bukan tipuan. Ini penting. Terutama Los Angeles Lakers di awal tahun 2020-an. Center mereka yang sebenarnya, Anthony Davis, absen karena cedera. Tim membutuhkan skala. Perlindungan pelek diperlukan. LeBron turun tangan.

Itu berhasil. Dia menggunakan kekuatan dan kecerdasannya untuk bergerak di sekitar tepian. Dia hanya tidak mengisi posisi itu. Dia mengubah seluruh struktur pertahanan. Lawan harus beradaptasi. Mereka harus berpikir secara berbeda tentang bagaimana menyerang Lakers dengan LeBron sebagai centernya.

Mengapa ini penting

Jadi, di manakah posisi LeBron James dalam spektrum posisinya? Dia adalah seorang penembak jitu. Dia unggul satu poin. Dia akan menjadi pusatnya. Dia adalah segalanya di antara keduanya. Fleksibilitas ini menjadikannya salah satu pemain yang paling sulit dijaga dalam sejarah bola basket.

Anda tidak dapat mengkategorikannya. Anda tidak bisa begitu saja menyebutnya sebagai pencetak gol. Atau Anda bisa saja menjadi playmaker. Dia adalah keduanya. Dia bukan keduanya. Dia LeBron. Itu sebabnya dia tetap berada di puncak permainan selama 20 tahun.

Apa yang akan terjadi jika generasi berikutnya mencoba menciptakan kembali hal ini? Apakah ada orang lain yang bisa memainkan kelima posisi tersebut? Mungkin tidak. Tapi LeBron membuatnya terlihat mudah.