Minuman energi menjanjikan peningkatan yang cepat, namun kehancurannya sering kali terjadi dengan cepat. Rata-rata minuman energi menghasilkan sekitar 107 kalori dan 25 gram gula—lonjakan singkat yang membuat Anda lapar akan lebih banyak lagi.
Pendekatan yang lebih baik? Energi berkelanjutan dari makanan asli. Menggabungkan karbohidrat kompleks dengan protein dan lemak sehat memberikan sumber bahan bakar yang tahan lama, menghindari lonjakan dan penurunan minuman manis. Berikut 11 ide camilan yang akan membuat Anda tetap bersemangat tanpa rasa gugup.
Kekuatan Ngemil Seimbang
Kunci energi berkelanjutan terletak pada cara tubuh Anda memproses makanan. Karbohidrat kompleks terurai perlahan, melepaskan glukosa ke dalam aliran darah Anda dalam jangka waktu yang lebih lama. Protein memperlambat pencernaan, membuat Anda kenyang dan berenergi. Lemak sehat semakin meningkatkan rasa kenyang dan menyediakan bahan bakar tambahan.
Berikut cara membuat camilan yang lebih baik:
- Karbohidrat kompleks: Biji-bijian utuh, polong-polongan, sayuran bertepung (ubi jalar), dan buah-buahan berserat tinggi.
- Protein: Telur, daging, susu, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, tahu.
- Lemak sehat: Minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, tahini.
11 Ide Camilan Penambah Energi
-
Buah & Yogurt Yunani: Kombinasi klasik dengan 224 kalori, 27g karbohidrat, 21g protein, dan 3g lemak (per 1 cangkir beri + 1 cangkir yogurt). Buah memberikan energi yang cepat, sedangkan protein yogurt menopang Anda.
-
Kacang Buncis Panggang: Kacang buncis panggang oven 400°F (84g/½ cangkir) mengandung 134 kalori, 45g karbohidrat, 12g serat, dan 14g protein. Pembangkit tenaga nabati dengan zat besi, potasium, dan vitamin B.
-
Alpukat & Keju Cottage: Setengah buah alpukat yang diisi dengan ¼ cangkir keju cottage menghasilkan 210 kalori, 10g karbohidrat, 7g serat, 8g protein, dan 16g lemak. Termasuk kalium, kalsium, dan vitamin B.
-
Kue Beras Merah: Dua kue beras (68 kalori, 14g karbohidrat) paling cocok dipadukan dengan topping kaya protein seperti selai kacang, keju, atau tuna.
-
Hummus: Empat sendok makan hummus (142 kalori, 9g karbohidrat, 3g serat, 5g protein, 10g lemak) cocok dengan sayuran atau biskuit gandum.
-
Edamame: Edamame panggang atau kukus (½ cangkir dimasak: 112 kalori, 7g karbohidrat, 4g serat, 9g protein) adalah camilan gurih dan kaya protein.
-
Telur & Kerupuk Gandum Utuh: Satu telur rebus dengan kerupuk gandum utuh (132 kalori, 10g karbohidrat, 7g protein, 7g lemak) memberikan campuran nutrisi yang seimbang.
-
Selai Kacang pada Buah: Irisan apel dengan 1 sdm mentega almond (190 kalori, 24g karbohidrat, 5g serat, 3g protein, 9g lemak) menawarkan penambah energi yang manis dan gurih. Tambahkan chia atau biji rami untuk serat tambahan.
-
Oatmeal Batangan Tanpa Panggang: Satu porsi 40g oatmeal batangan buatan sendiri (152 kalori, 28g karbohidrat, 4g serat, 5g protein, 2g lemak) adalah pilihan yang mudah dibawa bepergian. Tambahkan selai kacang, madu, atau buah kering untuk menambah rasa.
-
Smoothie Tahu: Campurkan ¼ blok tahu (70 kalori, 8g protein, 4g lemak) ke dalam smoothie dengan buah dan susu untuk camilan kaya protein dan karbohidrat seimbang.
-
Irisan Ubi Jalar: Setengah cangkir ubi panggang (90 kalori, 41g karbohidrat, 7g serat, 2g protein) cocok dipadukan dengan telur, keju, atau daging untuk camilan lengkap.
Intinya: Tinggalkan minuman energi dan nikmati makanan asli. Dengan menggabungkan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat, Anda dapat mengisi tubuh Anda dengan energi yang tahan lama tanpa mengalami gangguan.
