Selai kacang adalah makanan pokok di dapur di sekitar 94% rumah tangga Amerika, menurut National Peanut Board. Namun selain popularitasnya yang luas, apa dampak nyata dari konsumsi harian yang konsisten terhadap kesehatan Anda? Berikut rincian dampak potensial yang didukung oleh ilmu nutrisi.
Pertumbuhan dan Perbaikan Otot: Peningkatan Protein
Selai kacang adalah sumber protein terkonsentrasi, menawarkan sekitar 7 gram per 2 sendok makan porsi – sekitar 14% dari asupan harian yang direkomendasikan. Seperti yang dicatat oleh ahli gizi Malina Malkani, kacang tanah mengandung lebih banyak protein dibandingkan kacang lainnya. Hal ini menjadikan selai kacang sebagai cara yang nyaman untuk memasok tubuh Anda dengan asam amino yang dibutuhkan untuk pembentukan, pemeliharaan, dan pemulihan otot.
Peningkatan Rasa kenyang dan Manajemen Berat Badan
Kombinasi protein dan lemak (sekitar 16 gram per porsi) dalam selai kacang berkontribusi terhadap perasaan kenyang. Ini bisa menjadi aset berharga untuk mengatasi rasa lapar dan mendukung pengendalian berat badan. Sebuah studi pada tahun 2022 menunjukkan bahwa wanita gemuk yang memasukkan kacang ke dalam makanan dengan pembatasan kalori rata-rata kehilangan 7 pon lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak. Hal ini menunjukkan bahwa memasukkan selai kacang ke dalam rencana makan seimbang dapat membantu penurunan berat badan.
Manfaat Kesehatan Jantung: Lemak yang Bermanfaat untuk Anda
Selai kacang kaya akan lemak tak jenuh tunggal, mirip dengan yang ditemukan dalam minyak zaitun. Lemak ini telah dikaitkan dengan peningkatan kolesterol HDL (“baik”) dan penurunan kolesterol LDL (“jahat”), keduanya penting untuk kesehatan kardiovaskular. Selain itu, kacang tanah mengandung serat, magnesium, dan asam lemak omega-6, yang secara kolektif mendukung kesehatan jantung. Asam amino arginin, yang terdapat dalam kacang tanah, melemaskan pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi; potasium membantu mengatur tekanan darah. Penelitian menegaskan bahwa konsumsi kacang setiap hari selama enam bulan dapat menurunkan tekanan darah sistolik lebih efektif daripada menghindarinya.
Pembangkit Tenaga Mikronutrien: Selain Protein dan Lemak
Selain makronutrien, selai kacang menyediakan mikronutrien penting seperti magnesium (untuk kesehatan tulang dan metabolisme energi) dan vitamin E (untuk fungsi kekebalan dan perlindungan sel). Ini menjadikannya tambahan padat nutrisi untuk makanan Anda.
Pertimbangan Kalori: Moderasi adalah Kuncinya
Meskipun bergizi tinggi, selai kacang padat kalori, mengandung sekitar 190 kalori per porsi 2 sendok makan. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan asupan kalori berlebih. Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang dalam jumlah sedang biasanya tidak menyebabkan penambahan berat badan dan bahkan dapat membantu mencegahnya.
Waspadai Bahan Aditif: Pentingnya Membaca Label
Banyak merek selai kacang komersial mengandung minyak terhidrogenasi, tambahan gula, dan natrium berlebihan, sehingga mengurangi manfaat kesehatannya. Memilih merek yang hanya mengandung dua bahan – kacang tanah dan sedikit garam – membantu menghindari bahan tambahan yang tidak perlu ini. Memprioritaskan pilihan alami memastikan Anda mendapatkan manfaat nutrisi penuh tanpa mengurangi kualitas.
Kesimpulan: Konsumsi selai kacang setiap hari dapat menjadi kebiasaan yang sehat jika dilakukan dalam jumlah sedang dan dengan memperhatikan kualitas bahan. Ini memberikan protein, lemak sehat, dan nutrisi penting yang mendukung kesehatan otot, rasa kenyang, fungsi kardiovaskular, dan kesejahteraan secara keseluruhan.




















