Menyimpan produk dengan benar dapat mengurangi limbah makanan secara drastis dan menghemat uang. Metode yang sangat efektif adalah menjaga sayuran tertentu tetap segar lebih lama dengan menyimpannya di dalam air. Teknik ini berhasil karena banyak sayuran terus menyerap kelembapan bahkan setelah dipanen, dan menyediakan kelembapan tersebut akan mencegah layu dan pembusukan. Berikut cara menerapkannya pada lima sayuran umum:
Seledri: Mencegah Pincang
Batang seledri cepat kehilangan kerenyahannya setelah dipanen. Untuk mengatasinya, potong pangkal batangnya dan letakkan tegak di dalam gelas atau wadah yang berisi beberapa inci air. Mengganti air setiap dua hari menjaga kesegaran. Metode ini menjaga seledri tetap segar dan terhidrasi, sehingga memperpanjang kegunaannya beberapa hari.
Asparagus: Rehidrasi untuk Kerenyahan
Asparagus cenderung cepat kering. Untuk memperpanjang kesegarannya, potong ujung kayunya hingga batang bagian dalamnya terlihat, sehingga dapat menyerap air. Masukkan ujung potongan ke dalam segelas air, dan ganti air setiap dua hari untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Hal ini membuat asparagus tetap kuat dan segar lebih lama.
Daun Bawang & Daun Bawang: Menjaga Kekencangan
Daun bawang dan daun bawang juga mendapat manfaat dari penyimpanan air. Lepaskan semua karet gelang yang mengikat dan letakkan ikatan itu tegak di dalam gelas dengan sekitar satu inci air. Secara opsional, tutupi secara longgar dengan tas produk yang dapat digunakan kembali untuk perlindungan ekstra. Ganti air setiap dua hari untuk mencegah kelangsingan.
Wortel: Perendaman untuk Pengawetan
Wortel, baik utuh atau bayi, dapat disimpan seluruhnya terendam air. Pertama, buang bagian atas hijau dari wortel utuh karena wortel menyerap kelembapan dari akarnya. Tempatkan wortel dalam wadah yang cukup besar hingga menutupi seluruhnya; penutup tidak penting tetapi membantu menjaga kebersihan. Mengganti air secara berkala menjaganya tetap segar dan mencegah pembusukan.
Kentang: Mencegah Pencoklatan
Kentang yang sudah dikupas cepat teroksidasi dan berubah warna menjadi coklat. Untuk menghindarinya, rendam kentang yang sudah dikupas dan dipotong ke dalam air hingga 24 jam. Simpan dalam wadah tertutup untuk mencegah perubahan warna. Tiriskan, bilas, dan masak sesuai kebutuhan. Metode ini ideal untuk persiapan makanan, memungkinkan pemotongan terlebih dahulu tanpa mengorbankan kualitas.
Memperpanjang umur simpan sayuran dengan penyimpanan air merupakan solusi mudah dan praktis untuk mengurangi limbah dapur. Selain fungsionalitas, visual produk segar di dalam air menambah sentuhan keanggunan alami pada lemari es.



















