Efektivitas Pengobatan Psoriasis: Mengapa Terapi Bisa Berhenti Bekerja

23

Psoriasis, suatu kondisi kulit kronis yang menyebabkan bercak meradang dan bersisik, seringkali memerlukan pengobatan berkelanjutan. Meskipun terapi modern sangat efektif, pengobatan biasanya kehilangan potensinya seiring berjalannya waktu. Ini bukan hanya soal persepsi; tubuh dapat beradaptasi, mengurangi dampak obat. Memahami mengapa hal ini terjadi sangat penting untuk mengelola kondisi ini secara efektif.

Bagaimana Perawatan Kehilangan Efektivitas: Kerusakan

Kemungkinan kegagalan pengobatan bervariasi tergantung pada pendekatannya:

  • Perawatan Topikal: Meskipun ada klaim sebaliknya, hanya ada sedikit bukti bahwa steroid topikal kehilangan efektivitas karena “takifilaksis” (penurunan respons yang diharapkan). Sebaliknya, psoriasis yang memburuk atau penggunaan yang tidak konsisten lebih mungkin menjadi penyebabnya.
  • Kortikosteroid Sistemik: Ini bukanlah pengobatan psoriasis utama, dan bukti menunjukkan bahwa obat ini tidak kehilangan keampuhannya seiring berjalannya waktu. Secara historis dihindari karena potensi flare, tinjauan terbaru menunjukkan bahwa risiko ini sering kali dilebih-lebihkan.
  • Biologis: Tidak seperti pilihan lain, biologi *ternyata kehilangan efektivitasnya. Sistem kekebalan tubuh dapat mengenali obat-obatan ini sebagai obat asing dan menetralisir dampaknya. Hal ini biasanya memakan waktu 6–24 bulan, namun penurunan efektivitas saja mungkin cukup untuk sementara. Setelah satu dekade, hanya 26% pasien yang tetap menggunakan obat biologis awal, dan sebagian besar beralih karena hasil yang berkurang. Yang terpenting, penolakan tidak bersifat universal; beralih ke bahan biologis lain dalam kelas yang sama seringkali dapat memulihkan kemanjuran.
  • Terapi Lain: Perawatan seperti acitretin, cyclosporine, dan methotrexate biasanya tidak kehilangan potensinya, namun keterbatasan efektivitas atau efek sampingnya secara keseluruhan mungkin membuatnya tidak cocok untuk penggunaan jangka panjang. Fototerapi juga bisa menjadi kurang efektif jika psoriasis memburuk atau janji temu terlewat.

Dasar Biologis Perlawanan

Bahan biologis, yang secara struktural mirip dengan komponen manusia, memicu respons imun yang mengurangi kemanjurannya. Ketika sistem kekebalan belajar untuk menetralisir obat-obatan ini, potensinya menurun. Namun, ini bukanlah masalah yang tetap: beralih ke obat biologis lain dalam kelas yang sama (penghambat TNF, penghambat IL-17, dll.) sering kali dapat memulihkan efektivitas.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Pengobatan Gagal

Jika pengobatan psoriasis berhenti bekerja, beralih ke pilihan lain yang terbukti secara klinis adalah langkah berikutnya. Bidang ini memiliki banyak pengobatan yang efektif, dan pengobatan baru pun bermunculan.

“Kami cukup beruntung bahwa kami memiliki begitu banyak pilihan pengobatan yang efektif untuk psoriasis,” kata Dr. Matt Lewis dari Stanford Medicine. “Obat-obatan biologis sangat efektif, dan pilihan yang tersedia akan terus bertambah.”

Pada akhirnya, manajemen proaktif dan komunikasi terbuka dengan penyedia layanan kesehatan Anda adalah kuncinya. Jika pengobatan Anda saat ini tidak berhasil, carilah alternatif lain yang terbukti berhasil secara klinis.