Brokoli dan Kubis Brussel: Pertarungan Nutrisi

5

Brokoli dan kubis Brussel adalah pembangkit tenaga nutrisi, dikemas dengan antioksidan yang melawan kerusakan sel. Namun mana yang memberikan peningkatan kesehatan lebih besar? Jawabannya tidak sederhana.

Apa Fungsi Antioksidan yang Sebenarnya?

Antioksidan menetralisir radikal bebas —molekul tidak stabil yang terkait dengan stres, pola makan yang buruk, dan penyakit kronis. Ketika asupan antioksidan rendah, stres oksidatif menumpuk, meningkatkan risiko peradangan, penuaan dini, dan penyakit. Antioksidan bekerja dengan cara menetralkan langsung molekul-molekul tidak stabil tersebut (vitamin C, E) atau mengaktifkan enzim yang membantu tubuh membersihkannya (katalase, asam urat).

Meskipun penelitian mendukung manfaatnya, penelitian mengenai pencegahan penyakit masih beragam: beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen tersebut dapat mengurangi risiko kanker, penelitian lain tidak menemukan efek perlindungan, dan beberapa bahkan menunjukkan potensi bahaya dari suplemen dosis tinggi.

Rincian Nutrisi: Head-to-Head

Satu porsi sayuran ini menunjukkan kesamaan yang mencolok:

Brokoli (85g mentah): 78mg Vitamin C, 0,13mg Vitamin E, 0,54mg Niacin, 79mcg Beta-karoten, dan 633mcg Lutein/Zeaxanthin.

Kubis Brussel (88g mentah): 75mg Vitamin C, 0,77mg Vitamin E, 0,66mg Niacin, 396mcg Beta-karoten, dan 1,400mcg Lutein/Zeaxanthin.

Keduanya juga menyediakan serat, potasium, vitamin K, dan folat—nutrisi penting untuk pencernaan, tekanan darah, kesehatan tulang, dan pertumbuhan sel.

Selain Antioksidan: Mengapa Sayuran Ini Penting

Brokoli dan kubis Brussel bukan hanya tentang antioksidan. Serat meningkatkan kesehatan usus dan kontrol gula darah. Kalium mendukung fungsi jantung. Vitamin K memperkuat tulang. Folat membantu produksi sel.

Yang Mana yang Menang? Itu Tergantung.

Tidak ada pemenang yang jelas. Brokoli unggul dalam flavonoid (kaempferol, quercetin) yang terkait dengan kesehatan jantung. Kubis Brussel mendominasi beta-karoten dan lutein/zeaxanthin—penting untuk kesehatan mata. Brokoli kecambah (tanaman yang masih sangat muda) mengandung sulforaphane tingkat tinggi, antioksidan yang dapat melindungi terhadap kanker dan penyakit neurodegeneratif.

Namun, metode memasak berdampak pada tingkat sulforaphane pada keduanya.

Intinya

Pendekatan terbaik adalah memutar sayuran ini ke dalam pola makan Anda. Preferensi selera, gaya memasak, dan anggaran Anda harus memandu pilihan Anda. Kuncinya adalah mengonsumsi setidaknya 2–4 ​​cangkir sayuran setiap hari. Brokoli dan kubis Brussel adalah alat yang berharga untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.