Latihan Aerobik Terkait dengan Peningkatan Kesehatan Otak pada Orang Dewasa Penuaan: Temuan Studi Baru

17

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di NeuroImage menunjukkan bahwa latihan aerobik, seperti menari atau jalan cepat, lebih efektif dalam menjaga kesehatan otak dan fungsi memori pada orang lanjut usia dibandingkan latihan peregangan atau keseimbangan saja. Para peneliti menekankan pentingnya temuan ini karena penurunan kognitif terkait usia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat, dan intervensi gaya hidup dapat menawarkan solusi yang tepat.

Desain Studi dan Peserta

Penelitian ini melibatkan 180 orang lanjut usia yang sebelumnya tidak aktif dan sehat, yang dibagi menjadi tiga kelompok. Satu kelompok berpartisipasi dalam sesi jalan kaki, kelompok lainnya berpartisipasi dalam kelas menari yang intensitasnya meningkat selama enam bulan, dan kelompok kontrol berfokus pada keseimbangan dan peregangan. Semua kelompok berlatih tiga kali seminggu.

Sebelum dan sesudah masa intervensi, peserta menjalani pemindaian MRI, penilaian kognitif, dan tes kardiorespirasi untuk mengukur perubahan struktur dan fungsi otak. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi modalitas olahraga mana yang memiliki dampak paling signifikan terhadap perubahan otak terkait usia.

Temuan Utama: Latihan Aerobik Meningkatkan Materi Putih Otak

Studi tersebut mengungkapkan bahwa latihan aerobik menyebabkan peningkatan volume white matter di wilayah otak yang penting untuk memori dan fungsi eksekutif. Secara khusus, peserta dalam kelompok berjalan dan menari menunjukkan peningkatan nyata pada materi putih dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelompok berjalan kaki bahkan menunjukkan peningkatan ingatan pribadi setelah intervensi enam bulan.

Sebaliknya, kelompok kontrol yang hanya melakukan peregangan dan keseimbangan tidak menunjukkan manfaat yang berhubungan dengan otak; materi putih mereka menurun pada tingkat yang diharapkan seiring bertambahnya usia. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas dan kebutuhan kardiovaskular dari aktivitas aerobik adalah kunci dari efek perlindungan saraf.

Implikasinya terhadap Penuaan yang Sehat

Temuan ini menunjukkan bahwa komitmen sederhana terhadap latihan aerobik – tiga kali seminggu selama enam bulan – dapat menghasilkan peningkatan yang terukur dalam kesehatan otak dan fungsi kognitif. Hal ini penting karena penurunan white matter merupakan penyebab utama hilangnya memori dan gangguan kognitif terkait usia.

Seperti yang disampaikan oleh Andrea Mendez Colmenares, penulis pertama penelitian ini, penelitian ini memperkuat gagasan bahwa perubahan gaya hidup dapat mendorong kehidupan mandiri dan kognisi yang lebih baik pada orang lanjut usia. Meskipun semua olahraga bermanfaat, aktivitas aerobik tampaknya sangat efektif dalam mengurangi penurunan fungsi otak terkait usia. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya memasukkan latihan aerobik ke dalam rutinitas untuk melindungi fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.